“Ya!! Namja Babo!” *PART 2*

 

“Cho Kyuhyun??” celoteh ku sendirian sambil menatap foto lama itu. Kenapa senyuman namja ini benar-benar mirip eonni?? Dan namja ini kalau di perhatikan mirip sekali dengan namja yang membuat ku tergila-gila itu. Mereka mempunyai nama yang sama. Senyuman evil yang sama, mirip dengan senyuman eonni ku. Mungkin ada foto lain di lemari eonni, batin ku tak sabar. Aku kemudian membuka laci lemari eonni ku. Dan menemukan sebuah kotak shappire blue yang mewah. Aku membuka kotak itu perlahan. Ternyata ada sebuah kalung dengan mainan bintang serta mutiara yang indah tepat ditengah bintang tersebut. Aku membalik kalung itu, “HyoKyu??” ucapku tak sadar. Aku begitu tertarik dengan kalung itu. “Eonni…aku pinjam sebentar ya!” kata ku sendirian, lalu aku memakai kalung itu di leherku dan meninggalkan kamar eonni.

 

*Rin Rin PoV END*

 

~XXX~

 

*Lee Sungmin PoV*

 

Aku tersenyum melihat yeoja cantik yang kini duduk di sebelahku. Dress panjang dengan warna putih cantik membungkus dirinya yang tampak anggun malam ini. Berbeda sekali saat ia mengenakan kaos lengan pendek ditambah jeans dan duduk manis di atas motor balapnya yang menunjukan image nya yang seperti namja saja. Kami sedang duduk menikmati makan malam di sebuah restoran terkenal di Seoul. Menunggu kedatangan Noona ku beserta suami nya. Mereka baru saja menikah satu bulan yang lalu di Australia.

“Annyeong!!” sapa Siwon dan dilanjutkan oleh Lee Shi Yuan noona. Aaaiisshh!! Salah ! Choi Shi Yuan, itu yang benar. Noona ku telah berganti marga menjadi ‘choi’ setelah ia menikah dengan Choi Siwon. Aku dan siwon seumuran. Sama seperti noona ku. Ya, kami kembar tapi beda jenis kelamin. Noona ku lahir lebih awal 5 menit dibandingkan ku. Jadi aku dan Siwon juga seumuran. Tapi karna dia menikahi noona ku satu-satunya. Aku jadi memanggil nya dengan sebutan ‘Hyung’ untuk menghormati noona ku. “Kalian sudah lama??” tanya Yuan noona. “Aahh~ tidak eonni. Kebetulan saja kami sudah memesan makan.” Jawab Yeon Hyo. Aku mengangguk sambil tersenyum. Yuan noona sangat akrab dengan Yeon Hyo. Itu pertanda baik. Mereka sering curhat tanpa sepengetahuan ku.

“Apa kabar mu Sungmin~ah??” tanya Siwon hyung terhadapku. “Baik sekali hyung, sangat baik.” Jawabku mantap. “Kapan kalian menikah??” tanya Siwon Hyung lagi tanpa bermaksud untuk bercanda. Yeon Hyo terdiam, sepertinya dia terkejut. Aku baru kali ini melihat ekspresi wajahnya yang seaneh itu. “Kau kenapa saeng?? Kau sakit??” noona ku tampak khawatir dengan perubahan sikap Yeon Hyo. “Ani…aku hanya kaget saja eonni. Aku mau kuliah dulu baru berpikir untuk menikah.” Jawab Yeon Hyo terbata-bata. Aku terdiam, sebenarnya aku ingin melamarnya malam ini. Tapi dia malah berkata seperti itu. Benar-benar menyurutkan niat ku. “Mana Kibum oppa??” tanya Yeon Hyo memecahkan keheningan. Dia malah mengalihkan topik pembicaraan dengan menanyakan sepupu ku yang satu itu. “Tadi dia ada urusan. Kenapa Hyo~ah??” jawab noona ku dengan lembut. “Aku ingin ia berkenalan dengan dongsaengku Rin Rin.” Jawab Yeon Hyo lagi.

 

*Lee Sungmin PoV END*

 

 

*Yeon Hyo PoV*

 

“Mana Kibum oppa??” tanya ku memecahkan keheningan. Aku mengalihkan topik pembicaraan dengan menanyakan sepupu nya Lee Sungmin. “Tadi dia ada urusan. Kenapa Hyo~ah??” jawab Yuan noona dengan lembut. “Aku ingin ia berkenalan dengan dongsaengku Rin Rin.” Jawabku lagi. Bisa ku lihat ekspresi kekecewaan di wajah Sungmin oppa. Tapi aku memang belum siap untuk menikah dengan nya. Aku menyukainya. Tapi kenapa hati ku masih terbagi seperti ini. Cho Kyuhyun memiliki ruang tersendiri di dalam hati ku dan tidak tergantikan oleh siapa pun.

Tiba-tiba ekor mata ku menangkap sesosok yang begitu ku kenal. Aku meminta izin kepada Sungmin dan Siwon oppa, juga terhadap Yuan noona untuk menemui teman ku. Setelah mereka mengiyakan. Aku segera bergegas menuju meja yang agak menjorok ke belakang.

“Annyeong!!” sapa ku senang, terhadap yeoja manis yang sedang memotong steak nya dihadapan ku ini. “Yeon Hyo!!” pekik nya senang. “Hahhaa..kau disini juga rupanya Na Na !” sahutku sambil memeluk nya. “Ne, dan kenalkan ini namja chingu ku. Kim Jong Woon” Na Na memperkenalkan ku pada namja tampan yang duduk disamping nya. “Annyeong oppa. Yeon Hyo imnida.” Sapa ku hormat sambil membungkuk. “Jangan terlalu formal begitu Hyo~ah” Jong Woon oppa tersenyum padaku.

“Kebetulan kau berada disini Hyo~ah. Aku akan memperkenalkan namja yang ku ceritakan minggu lalu. Dan sekarang aku meminta mu untuk datang ke pesta pernikahan ku bersamanya. Mau kah??” tanya Na Na tampak memelas. “Hhmm…ne.” jawabku sambil mengangguk lalu tersenyum. “Dimana dia??” tanya ku lagi. “Dia sedang ke toilet sebentar. Mau kah kau menunggu nya?” Na Na menatap ku dengan tatapan yang membuatku tak bisa menolak nya. “Ne, tapi aku pamit dulu sama Yuan noona. Aku kemari bersama Sungmin oppa.” Jelasku pada Na Na. “Ya, silahkan.” Jawab Shim Na Na sambil tersenyum.

Aku bergegas menuju meja kami tadi. Dan duduk dengan tergesa-gesa di samping sungmin oppa. Lalu aku menceritakan seluruh kejadian yang ku alami barusan. Tapi minus tentang namja yang akan di kenalkan pada ku. Sungguh, aku tak mau membuat Sungmin oppa cemburu. Karna dia begitu baik terhadapku. Dan aku juga merasa tidak enak hati bila tidak menerima permintaan Shim Na Na, sahabat dekatku.

“Aku bisa pulang sendiri. Mungkin akan di antar Na Na.” Kata ku menenangkan Sungmin. Dan dibalas hanya dengan senyuman oleh Sungmin oppa. Aigoo! Manis sekali senyumannya! “Hyo~ah, kau sama sekali tidak berubah. Selalu merasa tidak enak hati pada orang lain.” Sambar Yuan noona sambil tersenyum kepadaku. “Mianhae oppa…mianhae eonni” ujarku sambil membungkuk. “Gwenchana” sahut mereka berbarengan. Dan aku mengantar mereka bertiga hingga ke depan pintu masuk restoran. Saat aku bergegas menuju meja Shim Na Na dan Jong Woon oppa. Aku mengenali sesosok punggung yang membelakangi ku saat ini.

“Annyeong!!” sapa ku lagi. Jong Woon oppa dan Na Na tersenyum melihatku. Dan  namja yang duduk membelakangi ku itu berbalik. Omoo..dia tampan sekali ! Tapi..Heeii !! aku kenal siapa dia !

“Cho Kyuhyun??!!” pekik ku histeris. “Yeoja Babo!!!” jeritnya. “Ya!! Kenapa kau ada disini !” teriak ku.            “Seharusnya aku yang berkata seperti itu! Yeoja babo!!” balasnya tak mau kalah. “Heeii ! Kalian saling kenal??” Na Na berkata keheranan melihat ekspresi kami berdua yang saling tunjuk satu sama lain. “Dia yeoja yang merusak mobil ku!!” teriak Cho Kyuhyun babo itu. “Ani…aku tidak sengaja!!” aku membela diri.

 

*Yeon Hyo PoV END*

 

 

*Cho Kyuhyun PoV*

 

“Cho Kyuhyun??!!” pekik nya histeris. “Yeoja Babo!!!” aku menjerit. “Ya!! Kenapa kau ada disini !” teriak nya lagi. “Seharusnya aku yang berkata seperti itu! Yeoja babo!!” balas ku tak mau kalah. “Heeii ! Kalian saling kenal??” Na Na berkata keheranan melihat ekspresi kami berdua yang saling tunjuk satu sama lain. “Dia yeoja yang merusak mobil ku!!” teriak ku. “Ani…aku tidak sengaja!!” dia membela diri.

“Ya!! Kyu~ah! Jaga sikapmu didepan seorang yeoja!” Jong Woon hyung memperingatiku. Aku terdiam dengan mulut manyun. Aku lemparkan tatapan evil ku yang tajam ke arahnya. Dia hanya tersenyum evil. Dan…Heeii !! itu caraku tersenyum !! Hanya Hyo~ah ku yang boleh tersenyum seperti itu !

“Hahahaa…kalian lucu sekali.” Komentar Na Na yang membuatku semakin ingin memasak ddangkoma menjadi sop kura-kura. “Ayoo kenalan…kajja!!” sambar Jong Woon hyung sambil menatap ku. Aku mengulurkan tangan dengan malas. “Cho Kyuhyun” kataku singkat. Yeoja itu sama sekali tidak menerima uluran tangan ku. Aaiishh!! Kesal ! “Ya!! Kau malah diam saja!” teriak ku tak sabar pada yeoja babo itu. “Yoon Yeon Hyo imnida” sahutnya acuh.

DEG!! Yoon Yeon Hyo?? Benarkah?? Aku segera mengeluarkan isi dompetku dan menemukan kartu nama yang ia berikan tadi. Disana tertulis jelas nomor ponsel nya berikut nama lengkapnya ‘Yoon Yeon Hyo’. Aku tercegang. Tidak mungkin dia Hyo~ah ku !! Yeon Hyo ku adalah seorang yeoja cantik dengan kepribadian lembut. Bukan kasar seperti dia! Dan tidak mungkin Hyo~ah ku bisa jadi pembalap seperti yang ia lakukan. Aaiishh! Pasti hanya mirip saja! Tapi senyumannya itu benar-benar mirip Hyo~ah ku. Apa yang sebenarnya terjadi? Aku mengacak-acak rambutku kesal.

“Ya!! Namja Babo!! Apa yang kau lakukan!!” teriak nya sambil menatap heran melihat tingkahku. Tunggu dulu ! Kalau dia benar Hyo~ah ku. Dia pasti memakai kalung yang ku berikan dulu. Aku mencuri pandang ke arahnya. Tidak ada ! Aahh~ terima kasih Tuhan !

“Ya!! Kau kenapa!!”  teriaknya lagi. Aku terkekeh. Jong Woon hyung dan Na Na menatap heran ke arahku. “Dia gila.” Komentarnya sambil melirik evil kepadaku. “hahhaha…dasar yeoja babo!!” aku menghina nya lagi. Dia hanya tertawa. Tawa itu. Mirip sekali dengan Yeon Hyo ku.

“Stop! Jangan ribut lagi. Kyunnie cepat antar Hyo~ah pulang!” Jong Woon hyung memerintahku. Aku tersedat. Dan menunjukan ekspresi memelas yang selalu berhasil padanya. Tapi tidak untuk kali ini. “Aku malas hyung!” jawab ku asal-asalan. Jong Woon hyung langsung menjitak kepala ku.

“Ya!! Hyung! Jangan lakukan hal itu didepan yeoja babo seperti dia!” protes ku. Tapi malah disambut oleh tawa riang mereka bertiga. “Aaiishh! Baiklah aku pergi. Kajja!” Aku segera menarik tangan yeoja babo itu. Dan membuat nya hampir terjatuh. “Ya!! Lepaskan!” teriaknya sambil menjitak kepalaku. Yeoja ini benar-benar keterlaluan !!

Aku menarik nya dengan kasar. Dan segera memasukan yeoja babo itu ke dalam mobilku. Dan dengan segera aku menghidupkan mesin mobil mercedes hitamku. “Ya!! Kau kasar sekali !” protes yeoja babo yang sekarang berada disampingku. “Kau beruntung!” jawabku acuh. “Beruntung apanya?? Aku sangat sial hari ini gara-gara kau!” pekiknya sambil menjitak kepala ku lagi. “Ya!! Berhenti menjitak kepala ku!” pekik ku histeris. Dia hanya tertawa dan menatap evil ke arahku. Semenit kemudian, dia tersenyum. Itu caraku tersenyum. Dan hanya Yeon Hyo yang memiliki senyuman yang sama denganku !

“Heeii ! Beruntung apanya?!” tanya nya lagi terhadapku. “Aku tidak pernah memasukan yeoja ke mobilku. apalagi sampai mengantarnya pulang kerumah. Jadi kau itu beruntung!!” jelasku disambut tawa kemenangan olehnya. “Hooaamm…aku mengantuk sekali. Kalau sudah sampai, bangunkan aku ya Tuan Cho!” katanya evil. “Ya!! Kau jangan tidur disini !” teriak ku sambil mengacak rambutnya. “Bukan urusanmu!” jawabnya sadis. Aku hanya bisa termenung memikirkan segala kemiripan nya dengan Hyo~ah ku. Lama-lama suasana didalam mobil ku begitu tenang. Aku menoleh ke arahnya. Aaiishh! Dia tidur seperti malaikat. Manis sekali ! Berbeda sekali saat dia menjitak ku tadi.

“Yoon Yeon Hyo…” bibir ku bergetar saat menyebutkan nama itu. Aku menghentikan mobil ku di pinggir jalan. Dan menatap ke arah yeoja babo ini. “Kau sangat manis kalau tertidur. Coba saja kalau kau bisa seperti ini terus. Pasti aku akan tergila-gila padamu Hyo~ah.” Kataku tak sadar. Aku benar-benar terbawa suasana lamunan masa kecil ku dulu. Tangan ku bergerak sendiri. Mencoba membelai wajahnya, polos sekali.

 

*Cho Kyuhyun PoV END*

 

 

*Yeon Hyo PoV*

 

“Yoon Yeon Hyo…” dia menyebut namaku. Aku bisa mendengarkannya karna aku belum tertidur sama sekali dan hanya memejamkan mataku. Dia menghentikan mobilnya di pinggir jalan. Dan sepertinya sedang menatap wajahku. “Kau sangat manis kalau tertidur. Coba saja kalau kau bisa seperti ini terus. Pasti aku akan tergila-gila padamu Hyo~ah.” Kata-katanya membuat ku tersentak. Tangan nya mulai bergerak. Mencoba membelai wajahku, aku terdiam menikmati belaian nya di wajahku. Tiba-tiba aku merasa nafasnya begitu dekat dengan wajah ku. Heeii ! Aku ini kenapa ! Sungmin oppa saja belum pernah menciumku ! Tapi malah aku diam saja saat namja babo ini mencoba mencium ku !! Pasti otak ku sudah gila saat ku rasakan bibirnya menempel pada bibirku. Aku belum pernah ciuman ! Aaaiishh! Namja ini merebut ciuman pertamaku yang seharusnya ku berikan pada Cho Kyuhyun. Tunggu dulu ! Bukankah nama namja babo ini juga Cho Kyuhyun ?? Aku pasti sudah gila sekarang !

“Kyuhyun-ssi…” aku membuka mataku saat dia melepaskan ciumannya. Mata ku bertatapan langsung dengan mata nya. Ekspresi wajahnya langsung berubah terkejut saat melihatku. Buru-buru ia menjalankan mobilnya kembali. Aku hanya kembali terdiam.

 

*Yeon Hyo PoV END*

 

 

*Cho Kyuhyun PoV*

 

“Kyuhyun-ssi…” dia membuka mata saat aku melepaskan ciumanku. Mata ku bertatapan langsung dengan mata nya. Ekspresi wajahnya yang polos membuatku terkejut. Tatapan mata ini. Ini milik Hyo~ah ku. Kenapa dia begitu mirip? Tapi dia bukan Yeon Hyo yang ku kenal. Dia tidak memakai kalung bintang yang ku berikan padanya 16 tahun yang lalu. Dia pasti bukan Hyo~ah ku. Aku buru-buru menjalankan mobil ku kembali. Dia diam saja di sampingku. Menatap kosong ke jalanan yang mulai sepi kendaraan. Aku memacu mobil ku lebih cepat ke arah rumahnya. Aku sungguh tidak sanggup lagi kalau bertahan dengan keadaan canggung seperti ini.

“Ya!! Bangun lah yeoja babo!” aku telah memasuki halaman sebuah rumah mewah di kawasan distrik Seoul. Rumah mewah bergaya eropa yang sepertinya dirancang oleh arsitektur terkenal. Aku sering menjumpai rumah seperti ini di Paris tempat tinggal ku dulu. Yeoja itu terbangun lalu mengusap matanya yang silau karna cahaya lampu. “Hoooaamm…Kyuhyun-ssi…bisa gendong aku kedalam??” regek nya manja. “Mwoo?? Andwae!! Kau bisa berjalan sendiri nona muda!” jawabku ketus. “Aku capek…” sahutnya singkat. Tampak raut wajah kelelahan menghiasi wajah cantik yeoja ini. “Aahh~ baiklah.. Hari ini saja. Kajja!!” kataku cepat sambil menyodorkan punggungku untuk di naiki oleh yeoja babo ini. “Hhmm..gomawo” balasnya sambil tersenyum manis. Omoo! Jangan sampai aku jatuh cinta pada yeoja babo ini !

Aku menggendong nya ke dalam rumah. “Mana eomma dan appa mu?” tanya ku tak sabar. “Eomma dan appa sedang pergi ke Jepang. Ada urusan bisnis” jawab yeoja babo ini. “Aahh~ baiklah. Tunjukan dimana kamarmu !” aku melewati puluhan anak tangga ini sambil menggendong yeoja babo yang ternyata berat sekali. “Ya!! Kau berat!!” protesku. “Bukan urusanmu!” balas yeoja itu. “Baiklah. Princess Yeon Hyo. Kau sampai !” seru ku sambil menurunkan nya di tempat tidur yang serba pink itu. Tak sengaja mata ku tertuju pada bingkai foto yang didalamnya terdapat dua orang yeoja yang wajahnya mirip sekali sedang tertawa riang.

“Siapa dia?” seru ku ingin tahu. “Dongsaeng ku..kenapa? Naksir?” jawabnya yang spontan membuat ku kaget. “Ani…tapi kalian mirip sekali.” Jelasku. “Ya, Rin~ah dan aku memang sangat mirip. Tapi sifat kami berbeda. Dia begitu feminim.” Aku tersentak mendengar penjelasannya barusan. “Feminim??” tanya ku lagi. “Ya, dan heii ! kenapa kau masih disini..cepat pulang!” teriak nya. Aaiish! Dia mengusir ku! “aku akan pergi. Dan jangan lupa tanggung jawab mu terhadap mobil ku !” ancam ku padanya. Dia hanya mengangguk lalu tersenyum. “Gomawo sudah mengantarku~” sekali lagi aku melihat senyuman evil itu di wajahnya.

 

*Cho Kyuhyun PoV END*

 

 

*Yeon Hyo PoV*

 

“Siapa dia?” seru nya ingin tahu. “Dongsaeng ku..kenapa? Naksir?” jawabku malas. “Ani…tapi kalian mirip sekali.” Jelas nya dengan muka memerah. “Ya, Rin~ah dan aku memang sangat mirip. Tapi sifat kami berbeda. Dia begitu feminim.” Dia terlihat kaget dengan kata-kata ku barusan. “Feminim??” tanya nya lagi. “Ya, dan heii ! kenapa kau masih disini..cepat pulang!” teriak ku. Sebelum dia bertanya lebih detail lagi. Aku harus menyuruhnya pergi. “aku akan pergi. Dan jangan lupa tanggung jawab mu terhadap mobil ku !” ancam nya padaku. Aku hanya mengangguk lalu tersenyum. “Gomawo sudah mengantarku~” sekali lagi aku tersenyum padanya. Dia membalas senyuman ku. Aigoo ! Tampan sekali !! Dia persis Cho Kyuhyun ku dulu.

 

-To Be Continued-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s