“Ya!! Namja Babo!”

Author : Yarica Eryana ( admin Ye-Kyu^^ )

Facebook : Icha Elf-Sparkyu Cho Kyuhyun 

Cast :   Cho Kyuhyun a.k.a Kyuhyun

Lee Sungmin a.k.a Sungmin

Kim Kibum a.k.a Kibum

Kim Jong Woon a.k.a Jong Woon

Choi Siwon a.k.a Siwon

Admin Ye-Kyu^^ a.k.a Yoon Yeon Hyo

Admin ~rin-kyu~ a.k.a Yoon Rin Rin

Admin *Jongwoon a.k.a Shim Na Na

Admin YaaSwon a.k.a Choi Shi Yuan

Genre : Romance(?), Gaje

Disclaimer : CHO KYUHYUN IS MINE😄 *ditabok Sparkyu*

Super Junior belongs to ELF, but the fanfict is mine ~ 

Share by admin Ye-Kyu^^ for BFEI.

“Ya!! Namja Babo!” *PART 1*

LINK FF “Ya!! Namja Babo!”

PART 2

Ya!! Namja Babo! (PART 2)

PART 3

Ya!! Namja Babo! (PART 3)

PART 4

Ya!! Namja Babo! (PART 4)

PART 5

Ya!!  Namja Babo! (PART 5)

PART 6

Ya!! Namja Babo! (PART 6)

PART 7

Ya!! Namja Babo! (PART 7)

PART 8

Ya!! Namja Babo! (PART 8)

PART 9

Ya!! Namja Babo! (PART 9)

PART 10

Ya!! Namja Babo! (PART 10)

PART 11

Ya!! Namja Babo! (PART 11)

PART 12

Ya!! Namja Babo! (PART 12)

PART 13

Ya!! Namja Babo! (PART 13)

~XXX~

 

@July 1995, Paris. Perancis

“Ya! Berhenti !!” teriak gadis kecil itu sambil berlari mengelilingi kolam, berusaha menangkap sesuatu yang sejak 15 menit yang lalu dikejarnya. “Andwae! Ayo, Tangkap aku!” namja kecil itu terus berlari sekencang mungkin sambil menjulurkan lidah nya pada yeoja yang sedang mengejarnya. “Aku capek! Ayo berhenti !” teriak gadis itu putus asa. “Haahahaa…coba tangkap aku !” namja itu kembali menjulurkan lidah nya sambil sesekali bersorak senang. Tapi gadis kecil itu terlalu lelah untuk terus berlari. Sampai pada akhirnya, ia terjatuh. Namja kecil tersebut langsung berbalik dan berlari menuju ke arahnya. “Gwenchana??” seru namja itu panik. Gadis kecil berkuncir dua itu hanya menggeleng sambil berusaha berdiri. Dress panjang selutut bermotif kelinci pink yang dikenakannya tampak kotor. Namja itu membantunya dan membawa gadis kecil itu duduk di bangku taman.

“Mianhae….” ucap namja itu tertunduk. Wajah nya yang innocent terlihat menyesal. Gadis kecil itu tersenyum dan kemudian tertawa dengan sangat evil. “Haahhaaa…wajah mu jadi terlihat aneh..Cho Kyuhyun”. Namja yang bernama Cho Kyuhyun itu hanya menggeleng. “Aku sangat khawatir tadi Hyo~ah” jawabnya sambil menatap kedua bola mata bening berwarna cokelat milik gadis kecil itu.

“Hahhaa…tapi wajahmu aneh” goda nya lagi. Cho Kyuhyun tidak menjawab perkataan gadis tersebut dan malah semakin mempertajam tatapannya. “Oppa..berhenti menatapku seperti itu !” protesnya sambil menggembungkan pipi. Namja kecil yang tampan itu hanya diam. Gadis itu kembali tertawa. “Hyo~ah…mianhae…besok lusa aku akan pindah ke Seoul, Korea. Appa pindah tugas ke korea. Eomma, Ahra noona dan aku akan ikut pindah bersama appa.” Namja itu akhirnya bersuara dan menunduk lagi. “Oppa…bagaimana bisa?” tanya gadis itu terisak. Ya, gadis itu mulai menangis. “Ini untukmu…” Kyuhyun memberikan gadis kecil itu kalung berbentuk bintang dengan mutiara ditengahnya. Dan di balik bintang tersebut, ada inisial ‘HyoKyu’ terukir dengan manis disana. Gadis itu kembali menangis saat Namja kecil itu memakaikan kalung yang indah itu di lehernya. “Ikut aku! Kajja!”. Cho Kyuhyun lalu menarik gadis itu ke bawah pohon disamping kolam. Dan mulai mengukir sesuatu di sudut kanan pohon itu.

“Aku akan selalu mencintaimu Hyo~ah.

Yoon Yeon Hyo…Saranghae~”

-Cho Kyuhyun. July, 1995-

~XXX~

 

@July, 2011. Seoul, Korea Selatan.

*Author POV*

Hari masih pagi. Biasanya di pagi hari seperti ini Seoul sudah hiruk-pikuk oleh ramainya kendaraan. Tapi tidak untuk hari minggu seperti ini. Jalanan kota Seoul cenderung santai. Seorang yeoja cantik berambut hitam panjang sebahu kini telah duduk manis di atas motor balapnya. Dia cantik namun terkesan tomboy. Dan hal ini disebabkan oleh alasan tertentu. Mungkin akan terlihat aneh jika seorang yeoja tomboy mengenakan hal-hal yang selalu berbau pink. Ya, yeoja ini penggila pink ! bisa dilihat dari baju atasan yang ia kenakan, terkesan sangat cute. Kontras dengan wajahnya yang polos. Yeoja ini masih duduk di atas motor balap kesayangannya. Sampai pada akhirnya….

“Ya!! Eonni ! Mau sampai kapan berada disana! Eomma menyuruhmu sarapan.” Seru seorang yeoja cantik yang terlihat sangat feminim dengan dress selutut yang sangat manis. “Aaaiissh! Kau menggangu saja.” Gerutu yeoja yang 2 tahun lebih tua dari yeoja cantik yang memanggilnya eonni itu. “Eonni, Kajja!” serunya dan kemudian masuk kedalam rumah mewah berlantai dua bergaya eropa tersebut. “Huuuffhh…” Yeoja itu mendengus kesal dan mulai mengikuti jejak(?) adiknya.

“Yoon Yeon Hyo, mau sampai kapan kau melamun??” gerutu wanita separuh baya yang menjadi nyonya rumah disana. “Eomma benar…eonni memang suka melamun!” sahut yeoja satu lagi sambil menyuapkan bubur kedalam mulutnya. “Aaiishh…Yoon Rin Rin…bisakah kau diam?? Kau cerewet sekali.” Cibir yeoja yang bernama Yoon Yeon Hyo sambil mendelik adiknya. “Ya!! Kalian jangan ribut!” tegur eomma mereka. “Mianhae eomma, tapi Rin~ah sering sekali menggodaku.” kata Yeon Hyo membela diri. Rin Rin hanya tersenyum evil. Yeon Hyo menatap adiknya tajam. “Aaahh~ eonni membuatku takut !” seru Rin Rin. “Kalian ini…” eomma mereka hanya menggelengkan kepalanya. “Eonni mau kemana?” tanya Rin Rin mulai mengintrogasi. “Apa urusanmu??” cibir Yeon Hyo. “Ya!! Eonni..jawab pertanyaanku!” balas Rin Rin mulai tak sabar. “Baiklah…eonni mau jalan-jalan keliling Seoul. Cukup??” jawab Yeon Hyo dengan malas dan kemudian melangkah ke arah garasi mobil mereka. “Aahh~ eonni…aku mau ikut!!” teriak Rin Rin sambil berlari menuju garasi.

“Eonni naik apa??” celoteh Rin Rin. “Naik motor balap kesayangan eonn, mau ikut?” Yeon Hyo tersenyum evil. Dia tau kalo adik kesayangannya yang feminim satu ini tidak suka naik motor. Apalagi naik motor balap seperti ini. “Aaahh~ eonni…aku tidak mau. Bagaimana kalo kita naik mobil saja??” sahut Rin Rin menyarankan. “Eonni bosan naik mobil…” jawab Yeon Hyo sambil kembali tersenyum evil. “Eonni payah! Ya sudah, aku jalan-jalan sendiri saja naik mobil” gerutu Rin Rin yang disambut tawa kemenangan Yeon Hyo.

 

~XXX~

 

*Yeon Hyo PoV*

 

Hahhahaa…aku tertawa melihat ekspresi kekecewaan Rin Rin. Aku mau saja mengajaknya jalan-jalan mengelilingi Seoul. Tapi tidak hari ini. Pikiranku begitu kacau. Sudah 3 tahun aku pindah ke kota padat ini. Dan setiap hari selalu berharap bertemu dengan cinta pertamaku. Cho Kyuhyun. Aaahh~ dimana dia sekarang. Aku mulai lelah mencarinya. Setiap namja yang terlihat mirip dengannya selalu aku selidiki. Tapi hasilnya nihil. Mereka bukan Cho Kyuhyun ku. Hari ini aku akan mengelilingi Seoul sendirian menggunakan motor balap kebanggaanku. Aku seorang yeoja yang bisa mengendarai motor balap yang begitu berat. Itu kebanggaanku. Rambutku yang panjang, ku ikat dengan rapi dan ku masukan ke dalam helm hitamku. Biasanya aku memakai helm pink pemberian Lee Sungmin, namja chingu ku. Tapi entah mengapa hari ini aku ingin memakai yang hitam.

Ya, aku seorang yeoja chingu dari Lee Sungmin yang sudah setahun ini selalu bersamaku. Walaupun aku menyukainya. Tapi didalam hatiku masih tersimpan nama Cho Kyuhyun babo itu. Entah mengapa, aku tak pernah bisa melupakannya selama 16 tahun ini. Padahal sudah 16 tahun berlalu dan saat itu umurku masih 5 tahun ! Tapi di usia ku yang mulai memasuki 21 tahun ini, aku masih babo sekali dengan mempercayai ucapan seorang namja kecil yang berada 2 tahun diatasku ! Cho Kyuhyun yang mengukir nama ku di pohon saat itu masih berusia 7 tahun. Dan saat ini mungkin usia nya 23 tahun. Mungkin aku sudah gila, tapi begitu lah aku.

Lee Sungmin, seorang namja yang tampan dan manis. Dia pangeran aegyo di kampusku. Kami sama-sama kuliah di Kyunghee University. Tapi bedanya aku mengambil jurusan kedokteran sedangkan Sungmin jurusan Ekonomi. Ya, appanya seorang pengusaha, dan sepertinya dia akan meneruskan perusahaan appa nya bila ia berhenti menjadi penyanyi. Ngomong-ngomong tentang diriku, aku seorang mahasiswi semester 6 jurusan kedokteran di Kyunghee University. Dan dijuluki Putri aegyo yang tomboy. Aku mengakui otak ku cukup cerdas sampai-sampai aku di terima di jurusan kedokteran. Aku belajar keras untuk itu. Sedangkan Rin Rin, dongsaengku satu-satunya itu merupakan mahasiswi semester 2 di jurusan musik modern. Entah kenapa dia mengambil jurusan musik seperti itu. Sangat berbanding terbalik dariku. Ya, wajah kami sangat mirip. Tapi kepribadian kami begitu berbeda. Itu yang membuat Lee Sungmin sangat mencintaiku. Dan aku si yeoja babo, tidak tahu cara mencintainya secara benar.

Hari semakin gelap. Aku mengemudikan motor balap dengan kecepatan tinggi. Aku suka ngebut dijalanan agar aku bisa melupakan wajah namja itu sejenak. Tiba-tiba ponsel ku berbunyi. Aku berusaha mengeluarkan ponsel dari saku celana jeans biru tua ku dengan tergesa-gesa. Itu ringtone khusus namja chingu ku. Pasti Lee Sungmin yang mencoba menelponku. Disaat itu, aku benar-benar tidak melihat ada mobil mercedes hitam tepat didepan ku. “ANDWAAEE!!” aku menjerit. Berusaha menginjak pedal rem motorku. Tapi terlambat, aku menabrak sisi kanan belakang mobil mercedes hitam itu. Motor ku terbalik dan hampir menimpaku. Beruntung aku masih sempat loncat kesamping kiri, dan menghindari motor balapku yang beratnya pasti akan menghancurkan tulang-tulang di tubuhku ini.

“Ya!! Kau!!” seru seorang namja berkacamata hitam seraya keluar dari mobil mercedes hitam miliknya. Dia menatapku sinis. Aku menunduk. “Mianhae…” suara ku tertahan. “Aaiisshh! Namja macam apa kau! Sangat tidak becus mengendarai motor balap seperti ini !” seru namja itu tepat didepan wajahku yang tertutup helm. Aku bisa melihat dengan jelas wajah namja ini. Dia begitu tampan ! Benar-benar sangat tampan ! Aaaiish!! Kenapa ia terlihat mirip seseorang. Batin ku dalam hati. Tapi kenapa dia menyebut ku namja??

“Mianhae….” jawab ku terbata-bata. Aku bisa melihat wajahnya yang sangat gusar. “Apa yang kau lakukan terhadap mobilku,  aku bisa terlambat gara-gara kau!! Namja macam apa kau ini !!” dia memarahiku habis-habisan. “Mianhae…tapi aku bukan namja..” sahut ku serak. Aku membuka helmku. Membiarkan rambutku yang panjang itu tergerai. Dan kemudian, aku membuka jaket hitam yang sedari tadi membungkus tubuhku. Menutupi kaos lengan pendek warna pink yang ku pakai. Namja itu tertegun sejenak melihatku.

“Kau…yeoja??” tanya nya tersentak. Aku tau dia pasti kaget. Aku mengangguk. “Ya!! Sebaiknya kau berhati-hati kalau dijalanan Seoul seperti ini. Kau itu seorang yeoja. Sangat tidak pantas mengendarai motor balap seperti ini !!” sambungnya lagi. Aku terkesima mendengar ucapannya yang benar-benar mirip seseorang yang sepertinya ku kenal. “Yeoja Babo!!” serunya lagi. Eehh?? Apa yg dia bilang?? Yeoja Babo?? Aaiisshh!! Aku tidak suka.

“Ya!! Kau!! Berhenti menceramahiku seperti itu! Aku bukan yeoja babo! Kau salah besar!!” jawabku sambil menatap matanya. Dia semakin melotot melihatku. “Tidak ada seorang yeoja yang berani mengendarai motor balap dengan kecepatan tinggi sepertimu! Kau yeoja babo!!” balasnya tak senang. “Bukan urusanmu!!” aku berteriak didepan wajahnya. Dia tak bergeming, “Kau harus bertanggung jawab soal mobilku yeoja babo!! Berikan aku kartu nama mu, agar aku bisa mendapatkan ganti rugi atas mobil ku yang kau tabrak!!” namja itu balas meneriaki ku. Aku mengeluarkan kartu nama ku cepat-cepat dan ku berikan padanya. Dia mengambilnya tanpa melihat terlebih dahulu siapa namaku di kartu nama tersebut. “Kau bisa menghubungiku di nomor itu. Aku mau pulang.” Kata ku sambil berusaha mengambil motor ku yang tersungkur di aspal. Dan heeii !! Namja babo ini sama sekali tidak menolongku! Motor ini sangat berat, aku bersusah payah mengangkatnya. Aku segera duduk di atas motor ku. Dan mulai menghidupkan mesin.

“Siapa nama mu??” tanya ku pada namja babo itu sebelum aku melesat pergi. “Cho Kyuhyun” jawabnya singkat. Aku tertegun mendengar nama itu disebut. Aahh~ tidak mungkin Cho Kyuhyun ku yang manis itu berubah jadi setan seperti ini. Mungkin aku sudah gila sampai-sampai mengira namja jutek ini sebagai Kyuhyun milik ku. Aku tersenyum evil kepadanya sebelum pergi meninggalkan tempat itu.

*Yeon Hyo PoV END*

 

 

*Cho Kyuhyun PoV*

 

“Siapa nama mu??” tanya yeoja cantik tapi babo itu kepadaku. “Cho Kyuhyun” jawabku singkat. Aku melihatnya tertegun, seperti ekspresi terkejut saat aku menyebutkan namaku. Tak lama kemudian, dia pergi. Sebelumnya dia sempat tersenyum kepadaku sekilas. Senyuman yang sangat ku kenal. Aaiishh!! Tidak mungkin dia Hyo~ah ku! Andwae! Yoon Yeon Hyo tidak mungkin jadi yeoja babo seperti dia. Dan seingatku, Hyo~ah itu sangat feminim, bukan makhluk tomboy seperti dia!

Aku mengemudikan mobil mercedes hitam milik ku yang bagian belakang nya sudah hancur gara-gara yeoja babo itu. Tapi kenapa wajahnya semakin memenuhi pikiranku. Aaiishh! Lupakan! Aku menuju sebuah restoran yang sangat terkenal di Seoul. Dan menemui rekan kerja ku sesama penyanyi sekaligus sepupu ku. Kim Jong Woon.

“Hyung..sudah lama disini??” aku menyapa seorang namja tampan yang sedang mengelus kura-kura ditangannya. “Kyu~ah, lama sekali kau. Kau membuat hyung lama menunggumu.” Jawabnya tanpa menoleh ke arahku. “Hahhahaa…Yesung~ah jangan marah..” aku menggoda Kim Jong Woon dengan memanggil nama kecilnya dan menghilangkan sapaan hormat ‘hyung’ ku terhadapnya. Dia melotot ke arahku. Lucu sekali ekspresinya. Aku terkekeh geli. “Ya!! Kyu~ah…sampai kapan kau bisa berhenti bersikap evil seperti itu!!” gerutu nya tanpa menoleh ke arahku. Lagi-lagi dia tidak menatapku, malah memperhatikan kura-kura yang diberinya nama ddangkoma itu! Aaiish! Dasar aneh =,=’

            “Ya!! Apa yang kau pikirkan Kyunnie?? Kau pasti berpikir akan menjadikan ddangkoma sebagai bahan eksperimen mu untuk memasak sop !! Jangan harap bakalan ada menu sop kura-kura di hadapanmu!!” tambahnya panjang lebar. Aaiish!! Dia bisa membaca pikiranku. Aku baru saja berpikir apakah kura-kura enak dimakan =,=’

“Heehhee…hyung ada-ada saja!” jawab ku sambil memasang tampang polos andalanku. “aku begitu paham pribadimu Kyu~ah. Dan kau sekarang sedang mengalihkan pembicaraan kita sebenarnya!” aahh~ Hyung tau apa yang ku pikirkan. “Dan sekarang mana yeoja yang kau janjikan itu Kyunnie?? Kau bilang akan mengajak yeoja chingu mu kemari dan akan mengenalkan pada Hyung!” Aaaiish!! Ternyata siasatku tak berhasil. Hyung ku satu ini tidak terpengaruh dengan topik pembicaraan yang ku rangkai sedemikian rupa di mobil tadi. “Hehehee…mianhae hyung, yeoja itu menghilang dari peradapan”. Jawabku asal-asalan. Aku bisa melihat Jong Woon hyung semakin melotot dengan menggunakan mata sipitnya yang hampir segaris itu. Dia pasti tau kalau aku berbohong. Selama ini aku belum pernah punya yeoja chingu gara-gara gadis itu. Hyo~ah dimana kau berada sekarang.

“Annyeong~~” sapa seorang yeoja manis yang tiba-tiba muncul di hadapanku. “Aaiishh!! Na~ah kau selalu mengejutkan ku chagiya!” gerutu Jong Woon terhadap yeoja manis itu. “Hehhehee…” Shim Na Na hanya terkikik geli melihat ekspresi Jong Woon Hyung. Dan mereka mulai menggumbar kemesraan dihadapanku. “Ya!! Aku jadi obat nyamuk lagi disini. Kalian pasangan aneh!” pekik ku. Jong Woon hyung dan Shim Na Na langsung menatapku sadis. Aku hanya bisa mengeluarkan evil smile ku disaat-saat seperti ini.

“Ya!! Kau Cho Kyuhyun! Selalu saja jahil !” gerutu yeoja manis yang sudah menjadi yeoja chingu nya Jong Woon hyung selama 5 tahun ini. Entah kenapa aku merasa mereka itu pasangan yang aneh. Sikap yang sering muncul tiba-tiba itu dan bahkan tatapan melotot mereka hampir sama. Sepertinya mereka akan berjodoh. Dan lihat lah apa yang mereka berikan padaku saat ini membuatku sangat terkejut.

‘Wedding’

Kim Jong Woon

&

Shim Na Na

            “Hyung akan menikah??” tanya ku terbata-bata begitu undangan pernikahan itu berada di tangan ku. Sepupu ku satu ini hanya mengganguk mantap di iringi senyuman Shim Na Na dengan mata berbinar-binar. “Aaa~ Chukkae Hyung!!” teriak ku sampai seisi restoran menoleh ke arah ku. Aku memeluk Jong Woon hyung dengan sangat erat. Dan hampir mencekiknya. “Ya!! Cho Kyuhyun!! Hentikan!!” teriak Jong Woon hyung sambil berusaha melepaskan pelukan ku. Na Na hanya tertawa riang melihat tingkah kami.

“Tapii hyung…ini berarti hyung akan meninggalkan ku…” rengek ku manja. “Hahhaa…kau selalu seperti ini Kyunnie…berhenti bersikap manja seperti itu dihadapan hyung.” Jong Woon hyung terkekeh melihat tingkah ku seperti anak kecil. “Itu lah sebabnya Yesungie menyuruh membawa yeoja chingu mu hari ini Kyu~ah.” Sambar Na Na. Aku hanya mengerutu kesal. Aahh~ seandainya Yoon Yeon Hyo ada disini, tidak mungkin aku di sudutkan oleh pasangan aneh ini. Aku memotong-motong steak ku dengan perasaan campur aduk. Aku bahagia kalau hyung ku menikah. Tapi aku juga sedih karna setelah menikah Jong Woon hyung akan pindah ke Paris lagi. Itu berarti aku akan kesepian. Jong Woon hyung sepertinya kembali membaca pikiranku. Entah bagaimana dia bisa melakukan itu.

“Ya!! Kyu~ah, jangan pasang tampang sedih seperti itu!” Jong Woon hyung menatapku sadis sambil mengelus ddangkoma yang merupakan anak mereka berdua. Benar-benar pasangan aneh. Aku hanya terdiam dan kemudian manyun sambil memainkan steak yang ada di piringku tanpa berniat untuk memakannya. “Lalu siapa yang akan menemani ku datang ke pernikahan mu Hyung?” tanya ku pasrah. Ahra noona sedang kuliah di luar negeri sekarang. Aku tak punya satu pun yeoja yang dekat dengan ku. Karena aku selalu bersikap dingin terhadap semua yeoja di kampusku.

“Kyu~ah, aku akan mengenalkan mu pada seorang yeoja cantik di kampus kita. Dia sekelas dengan ku. Mau kah?” Na Na menawarkan ku seorang yeoja untuk menemani ku pergi ke pesta pernikahan Jong Woon hyung. “Maksudmu yeoja di fakultas kedokteran?” tanya ku lagi. Shim Na Na adalah salah satu mahasiswi cerdas yang berhasil menempati kursi kedokteran di Kyunghee university. “Ya, dia sekelas dengan ku. Dan sangat cantik sekali. Dia putri aegyo.” jawab Na Na. “Hah? Aku tak pernah mendengarnya.” Balas ku asal-asalan. “Ya!! Kau kan selalu cuek Cho Kyuhyun. Kau tidak pernah memperhatikan sekelilingmu. Bahkan kau tidak tau, banyak sekali yeoja yang tergila-gila padamu di kampus kita.” tambah Na Na panjang lebar. Aku hanya tersenyum kecut. “Baik lah…ini demi kau Hyung.” Jawabku malas. Jong Woon hyung dan Shim Na Na saling berpandangan dan akhirnya mereka tertawa senang. Benar-benar pasangan yang aneh =,=’

*Cho Kyuhyun PoV END*

 

~XXX~

 

*Yeon Hyo PoV*

 

“Kenapa aku selalu memikirkan namja babo itu! Aaiishh! Yeon Hyo lupakan dia! Lupakan dia! Dia bukan Cho Kyuhyun mu!” gerutu ku sendirian di kamar bernuansa pink milik ku. Aku menggeleng-geleng serta mengacak rambut ku. Sial ! Kenapa aku tidak bisa melupakan bayangan tentang namja itu !

‘sorry sorry sorry sorry..naega naega naega manjeo naege naege naege’ ponsel ku berbunyi nyaring. Aku segera mengangkatnya tergesa-gesa, “Yoboseyo? Hah? Aku malas oppa. Tidak, aku tidak sakit. Aaahh~ tunggu!!” aku segera mematikan ponsel ku dan berganti baju yang lebih feminim. Dan turun dari kamar ku yang terletak di lantai dua. “Oppa??” sapa ku saat melihat Lee Sungmin duduk di sofa cokelat sambil membaca novel kesukaannya. “Aahh~ chagiya..kau lama sekali.” sahut nya sambil menatap ku lembut. “Kita mau kemana?” tanya ku buru-buru. “Dinner bareng Shi Yuan noona bersama suami nya Choi Siwon hyung.” Jawab Sungmin cepat. “Oh ne, aku mau berganti baju dulu.” Aku segera berlari ke atas menuju  kamarku. Tapi yang ku lihat malah sesosok makhluk telah berguling-guling di atas tempat tidurku.

“Eonni…siapa dia?” tanya Rin Rin usil sambil menatap sebuah foto lama yang sepertinya ia temukan di lemari baju ku. “Ya!! Kau Rin~ah!! Seenaknya saja membongkar isi lemari ku!” jawab ku sambil melotot ke arahnya. “Eonni…kau manis sekali di foto ini. Beda sekali dengan dirimu sekarang.” Sahut nya sambil melirik ke arahku. “Dan heeii !! siapa namja tampan di samping mu ini eonni??” tambahnya lagi. Seperti nya dia mengintrogasi ku lagi. “Cho Kyuhyun…cinta pertamaku. Dia pindah ke Seoul 16 tahun yang lalu. Dan sampai sekarang aku belum menemukannya.” Muka ku memerah saat menyebutkan nama itu.

“Cho Kyuhyun?? Aaahh~ nama nya sama dengan namja yang populer di kampus kita eonni… Dia kakak kelas ku di jurusan musik modern. Tampan sekali !! Aku menyukai nya !! Dan dia sepertinya 2 tahun di atas mu.” Celoteh Rin Rin panjang lebar. “Mwoo?? Cho Kyuhyun?? Seperti apa sifatnya??” tanya ku ingin tahu. “Dia sangat cuek eonni, dan dingin sekali terhadap semua yeoja. Tapi banyak sekali yeoja yang tergila-gila padanya. Dia sangat tampan ! Aku benar-benar menyukai nya eonni !” jawab Rin Rin semangat.

“Aahh~ dia bukan Cho Kyuhyun ku! Cho Kyuhyun ku orang yang sangat manis.” Sahut ku menerawang. “Eonni…bisakah kau berhenti melamun?? Sungmin oppa telah menunggumu. Kajja!!” Suara Rin Rin membuyarkan lamunan ku. “Oohh..ne. Tapi apakah kau juga menyukai namja yang bernama Cho Kyuhyun?” tanya ku tiba-tiba. Rin Rin mengganguk dan tersenyum. Aku bisa melihat dia begitu mencintai namja yang juga bernama Cho Kyuhyun itu. “Aku harus pergi sekarang Rin~ah. Ingat, jangan kotori kamarku!” ancam ku sebelum meninggalkan kamar ku yang 30 persen sudah di acak-acak Yoon Rin Rin.

*Yeon Hyo PoV END*

 

 

*Rin Rin PoV*

 

“Aahh~ dia bukan Cho Kyuhyun ku! Cho Kyuhyun ku orang yang sangat manis.” Sahut eonni ku sambil melamun. Ya, dia sangat suka melamun akhir-akhir ini. “Eonni…bisakah kau berhenti melamun?? Sungmin oppa telah menunggumu. Kajja!!” sepertinya aku membuatnya kaget. “Oohh..ne. Tapi apakah kau juga menyukai namja yang bernama Cho Kyuhyun?” tanya eonni tiba-tiba terhadapku. Aku memang mencintai namja itu dari awal aku bertemu dia di kampus. Aku mengganguk dan tersenyum. Aku melihat eonni cukup kaget dengan ekspresi ku barusan. “Aku harus pergi sekarang Rin~ah. Ingat, jangan kotori kamarku!” ancam eonni sambil tersenyum evil kepadaku. Aku menyukai senyuman eonni yang seperti itu. Begitu mirip dengan namja yang ku sukai.

“Cho Kyuhyun??” celoteh ku sendirian sambil menatap foto lama itu. Kenapa senyuman namja ini benar-benar mirip eonni?? Dan namja ini kalau di perhatikan mirip sekali dengan namja yang membuat ku tergila-gila itu. Mereka mempunyai nama yang sama. Senyuman evil yang sama, mirip dengan senyuman eonni ku. Mungkin ada foto lain di lemari eonni, batin ku tak sabar. Aku kemudian membuka laci lemari eonni ku. Dan menemukan sebuah kotak shappire blue yang mewah. Aku membuka kotak itu perlahan. Ternyata ada sebuah kalung dengan mainan bintang serta mutiara yang indah tepat ditengah bintang tersebut. Aku membalik kalung itu, “HyoKyu??” ucapku tak sadar. Aku begitu tertarik dengan kalung itu. “Eonni…aku pinjam sebentar ya!” kata ku sendirian, lalu aku memakai kalung itu di leherku dan meninggalkan kamar eonni.

*Rin Rin PoV END*

 

~XXX~

-To Be Continued-

One response »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s