Mianhae,, ini part rilisnya lama T_T *dibacok readers*

Let’s check out ya

 

 

Main Cast :

>> Yesung Super Junior

>> Kim Sky Kyu as Shim Na Na

>> Ddangkoma (Yesung’s child and Nana’s Turtle)

>> Ryeowook Super Junior

>> Shim Rinrin as Nana’s sister

>> Leeteuk Super Junior

>> Kyuhyun Super Junior

>> Sungmin Super Junior

>> Heechul Super Junior

>> Park Chansoo (Rinrin’s friends)

 

 

Antagonis :

>>Ismail Putra as Kid Kyu (Kyuhyun’s Rival) 

>>Hyuga Putra Mio as Kim Hyuk Key (Leeteuk’s Rival) 

>>Nurul Mega as Lin Lau (Rinrin’s Rival) 

>>Jewel’a Laviezta as Joe Shin (Yesung and Nana’s Rival)

>>Niken Refanthira as Nicole Shin (Yesung and Nana’s Rival)

>>Suci Nur Fatihah as Erza Hawke (Ryeowook’s Rival) 

 

Guest :

>> Ndi’e Windi Bhareganizt as Lee EunJae

>> Wahyu Aprillia as Shim Ah Young (She is my real sister *hug n kiss* XD)

 

Credit Pict : by Thennia Elyciabeth and imageshack

 

Disclaimer : Super Junior belong to them and just for ELF, but this story is mine😀

Black Organitation just on Detective Conan anime © Gosho Aoyama sensei XD  but Black Organization Return is my imagination😀

 

Genre : Battle, Humor, Fantasy, Friendship, Advanture, Romance (?)

 

Link FF part sebelumnya :

PART 1

<a href=”http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150243311739909″>Ddangkoma Way For Love Part 1</a>

PART 2

<a href=”http://www.facebook.com/profile.php?id=1601025686#!/note.php?note_id=10150244136549909″>Ddangkoma Way For Love Part 2</a>

PART 3

<a href=”http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150250428614909″>Ddangkoma Way For Love Part 3</a>

Part 4

<a href=”http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150251282344909″>Ddangkoma Way For Love Part 4</a>

Part 5

<a href=”http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150256835449909″>Ddangkoma Way For Love Part 5</a> 

 

SIDE STORY

<a href=”http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150257037204909″>SIDE STORY : WE ARE! SUPER JUNIOR!</a>

 

PART 6

<a href=”http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150260540599909″>Ddangkoma Way For Love Part 6</a> 

 

PART 7

<a href=”http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150262258244909″>Ddangkoma Way For Love Part 7</a> 

 

WARNING : FF ini berubah genre jadi battle, tetapi tetap dibumbuin humor n romance, baca genrenya.

Oke.. Mulai dari part ini para pemain antagonis akan muncul. Ini juga 3 part terakhir sebelum season ke-2 Ddangkoma, Way For Love ini selesai. ^^

karena banyak penambahan karakter, kalian fokus aja sama jalan ceritanya…

 jadi.. Happy reading!

Jangan lupa add FBku yang satunya, karena siapa tau nanti aku bisa pindah post disana :D 

Ini linknya <a href=”http://www.facebook.com/profile.php?id=100000196210817&amp;ref=ts”>Rinrin Elfvip-evilkyuTeuk Kiseki</a> 

 

~XXX~

“Chansoo~ kau sadar kan?” tanya Eunjae pada sahabatnya itu.

“Yeah. What’s up?” tanya Chansoo tanpa mengalihkan pandangan dari buku bacaannya.

“Kau tidak melihat kalungmu itu?” tanya Eunjae lagi pada Chansoo. Chansoo yang tadi memang hanya terfokus pada buku bacaannya kemudian segera bangkit dan melihat kalungnya. Bersinar. Tanda bahaya.

“Gosh! I must go now. Thanks Eunjae, I’ll back soon,” ujar yeoja itu kemudian segera berlari dan menyambar blazer serta sebuah medallion yang sangat berharga baginya itu. Yeoja itu kemudian menghilang di balik pintu.

“Ckckck… Dia memang partner yang hebat! Kuharap Rinrin akan baik-baik saja di sana sampai mereka berdua bertemu,” ujar yeoja itu kemudian bergegas ke taman belakang.

“Ya! Shim Ah Young! Bagaimana bisa kau mengacak-acak kebun mawarku!” marah Eunjae. Orang yang dipanggil itu hanya tersenyum tanpa rasa bersalah. “Aku hanya sedang mencari mawar tanpa duri. Bukankah sesuatu yang cantik dan berduri itu cukup menakutkan eonni,” ujar yeoja itu sambil tersenyum.

“Kau mulai lagi Ah Young! Hentikan! Lihatlah, dua kakakmu sedang dalam bahaya. Kenapa kau santai-santai saja?” tanya Eunjae gusar.

“Mengapa harus khawatir? Kedua kakakku itu kan hebat, lagi pula kita juga sedang ada di Jepang, lantas apa yang harus kita pusingkan?” ujar yeoja cantik itu masih mengobrak-abrik kebun mawar milik Eunjae. “Aish, benar juga sih. Tapi hey! Jangan obrak-abrik kebunku!” teriak Eunjae seraya menjewer telinga adik sahabatnya itu.

“Ya! Sakit eonni kau kejam!” dengus Ah Young sambil mengusap-usap telinganya.

“Itu hukuman untuk anak nakal!” sorak Eunjae menang. Ah Young hanya dapat mencibir, ia lalu bertanya, “Chansoo eonni pergi kesana dengan apa?”

“Mungkin kapsul waktu,” jawab Eunjae sedikit berpikir.

 

~XXX~

Kyuhyun mengambil kuda-kuda dan melemparkan tendangan salto kepada musuh yang ia hadapi. Seorang namja berperawakan tidak kalah tinggi darinya.

“Ireumi mwoya?” tanya Kyuhyun pada orang itu.

“Kenapa kau menanyakan namaku?” balas namja itu.

“Karena aku harus mengingat nama musuh yang akan ku kalahkan,” jawab Kyuhyun sambil tersenyum evil.

“Percaya diri sekali kau Cho Kyuhyun-sshi. Meskipun aku jauh lebih muda darimu beberapa tahun, tetapi aku punya kemampuan yang lebih unggul daripada dirimu yang seorang idol star!”

“Hh.. Kau juga tak kalah percaya diri anak kecil, aku akan bersungguh-sungguh kalau begitu,” ujar Kyuhyun tenang tetapi dengan sorot mata tajam.

“Itu yang kuharapkan. Ingat, Kid Kyu, itu namaku, dan aku yang akan mengalahkanmu!” desis namja itu tajam.

Kyuhyun hanya mengangguk walau sedikit geli, anak itu punya nama seperti dirinya, Kyu? Tetapi Kyuhyun yakin bahwa dirinya yang akan menang, setidaknya sampai waktu limit sebelum penerbangan, dan ia tidak ingin tampil di konser dengan wajah babak belur.

“Hyaaa!!!” teriak namja bernama Kid itu dengan kekuatan penuh. Ia melayangkan beberapa pukulan teratur pada Kyuhyun, yang dapat ditangkis secara tepat.

“Anak itu menguasai martial arts dan tidak bisa dibilang hanya tingkat dasar, aku harus waspada,” ujar Kyuhyun pada dirinya sendiri. “Untunglah Sungmin hyung diam-diam sering mengajariku tentang itu, lagipula insting ku terhadap gerakan bisa dibilang cepat akibat games yang selalu kumainkan, ternyata tidak sia-sia,” ujar Kyuhyun lagi pada dirinya sendiri.

 

~XXX~

“Kalau sudah begini tak ada pilihan lain,” desah Leeteuk sambil membetulkan letak masker dan topinya.

“Kau sudah siap ahjussi?” tanya namja yang berpenampilan memakai pakaian serba hitam itu

“AHJUSSI?! Beraninya kau memanggilku begitu!?” balas Leeteuk sedikit emosi. Walaupun tubuhnya masih tenang tapi alisnya yang sepertinya terus bergerak-gerak (?) itu tak bisa dibohongi, dia memang marah.

“Ne, kurasa aku pantas memanggilmu seperti itu, mengingat jarak umur kita 10 tahun, fufufu,” tawa mengejek namja itu.

“Bagaimana kau bisa tahu?” tanya Leeteuk bukannya marah malah terkejut.

“Tentu saja. Kau kan Leeteuk leader boyband legendaris dengan banyak anggota. Kurasa, kalau cerdas dan mengikuti perkembangan zaman pastilah tahu kalian,” ujar namja itu membuat Leeteuk semakin melayang. “Cih…Sepertinya aku salah bicara,” rutuk namja itu dalam hati.

“Fufufu,” tawa Leeteuk jadi ikut-ikutan seperti karakter anime. ==

“Yah, terima kasih atas pujianmu anak muda. Kurasa, waktu kita tidak banyak, jadi lebih baik kita mulai dan cepat akhiri saja!” tandas Leeteuk dengan nada serius yang tiba-tiba, serta tatapan tajam dari matanya. Aura leadernya keluar.

“Baiklah kalau begitu Ahjussi, tetapi sebelum itu, Choneun, Jason Hyukey imnida. Kau harus mengingat-ingat namaku ya!” Namja bernama Jason itu ber”smirk” ria.

Leeteuk hanya mengangguk dan bersamaan dengan itu Jason menyerangnya.

‘Leeteuk, kau tahu. Ini bukan pertempuran pertamamu kan? Tetapi, ini adalah perkelahian yang mempertaruhkan harga dirimu sebagai seorang leader, Oke. Siap?!’

Siap! Balas Leeteuk pada innernya sambil memfokuskan pandangannya dan menyiapkan tangkisan untuk serangan dari Jason.

“Terlihat!” ujar leader yang memang punya penghilatan sangat jeli itu. Selama ini kamera dan benda atau apapun yang mengarah atau menatap padanya pasti akan ketahuan, apalagi serangan ini yang merupakan salam pembuka. Dengan segera Leeteuk menyilangkan tangannya untuk menghalau tendangan yang hampir bersarang pada perutnya itu.

“Baiklah, karena kau tak segan, akupun tak akan segan anak muda.”

 

~XXX~

“Sudah lama tidak bertemu, sista?” sapa sebuah suara yang tampak familiar di telinga Rinrin itu.

“Lin, kau disini?” ujar Rinrin agak tertegun.

“Yah! Aku tergabung dalam organisasi ini, bersama Kak Kid, Kak Jason, dan tentu saja masih ada tiga orang lagi di dalam….” Jelas yeoja yang bernama Lin itu pada Rinrin.

“Ba..bagaimana bisa?” tanya Rinrin tak percaya. Ini tidak mungkin, kenapa dia bisa berhadapan dengan teman-temannya sendiri?

“Jangan kaget seperti itu sist, sepertinya kita harus cepat, karena kami benar-benar sangat membutuhkan kura-kura itu,” tandas Lin.

“Aish!” Rinrin langsung membuang pikirannya karena tiba-tiba Lin sudah melancarkan serangan padanya secara frontal.

 

~XXX~

“Ya! Joe! Nicole! Kenapa bisa ada disini!?” tanya Nana tak percaya setelah dua orang tadi yang memakai masker hitam langsung membuka penutupnya. Kini dihadapannya berdiri dua orang yeoja cantik yang wajahnya mirip.

“Hm, memangnya kenapa kalau kami ada disini?” tanya Joe sinis.

“Ka..Kalian bukannya sedang di London?” tanya Nana masih tak percaya.

“Begitukah? Tapi bolak-balik London-Korea adalah hal muda Nana, sayang. Terutama setelah kami menjadi anggota Black Organization Return,” jawab  Nicole sambil mengeluarkan senyum liciknya.

“Maksudmu? Jadi kalian benar-benar akan mengincar Ddangkoma?” tanya Nana gemetar, sambil memperkuat pelukannya pada Ddangkoma.

“Tentu saja!”  jawab Joe kemudian segera menyerang tanpa aba-aba disertai Nicole. Yesung yang sebelumnya tak mengerti arah pembicaraan Nana dan dua orang yeoja itu tidak mempedulikannya lagi dan segera memposisikan diri melindungi Nana dan Ddangkoma. Namja yang punya insting tajam dan memang cukup misterius itu dengan mudah dapat membaca gerakan musuhnya walau serangan itu datang dari dua penjuru.

 

~XXX~

“Ya! Kenapa aku malah bersembunyi di dapur seperti ini,” gerutu Ryeowook sambil menggaruk kepalanya. Sudah menjadi kebiasaan jika ia sedang dimarahi Yesung atau hyungnya yang lain maupun dikerjai oleh magnae usil itu pasti ia akan lari ke dapur. Insting inipun langsung terwujud walaupun ia sedang berada di rumah yang asing baginya.

Tapi masalahnya, sekarang ia harus cepat pergi dari sini karena jam sudah menunjukkan pukul 9 kurang sepuluh menit! Dan artinya ia harus segera take off sepuluh menit lagi!

“Aigo! Aku harus kembali cepat!” teriak Ryeowook setelah melihat jam tangannya. Saat ia berdiri ia sangat terkejut melihat pemandangan sekeliling.

“Astaga! Benarkah ini dapur?” tanya Ryeowook pada dirinya. Ia melemparkan pandangan ke seluruh bagian ruangan itu.

“Ini seperti sebuah mimpi…” ujar namja pecinta dapur itu saat melihat betapa mewah dan lengkapnya dapur yang ia injak sekarang ini. Tetapi ada yang mengusik penglihatannya, hal ini karena ia melihat ada beberapa bahan makanan yang masih setengah jadi dalam keadaan terpotong.

“Hah? Kerjaan siapa ini? Kenapa tidak diselesaikan!” Ryeowook tampak kesal. Tangannya tiba-tiba gatal dan pada akhirnya namja itu malah berkutat di dapur menyelesaikan potongan bahan-bahan itu.

Saat Ryeowook sedang sibuk memotong-motong bahan-bahan itu tiba-tiba ada seorang yeoja yang berdiri di depan pintu.

“Kukira semua pelayan sudah aku bereskan,” ujar yeoja itu sambil menatap punggung Ryeowook yang masih saja asyik bergelut dengan pekerjaan dadakannya.

 

~XXX~

“Cepat hyung! Kita hanya punya waktu tidak kurang dari satu jam untuk tiba tepat sebelum take off!” teriak Sungmin di telinga Heechul.

“Ya! Sungminnie! Sabar sedikit kenapa?” jawab Heechul santai tetapi kemudian segera menaikkan kecepatan motor itu. Motor yang ia gunakan itu mirip motor untuk syuting MV It’s You, dan ia mendapatkannya tidak lain tidak bukan seperti cara yang dilakukan oleh Leeteuk dan Kyuhyun. Hyung dan dongsaeng memang sama gilanya. Kalau Kyuhyun ibarat pangeran iblis, raja iblisnya jelas Kim Heechul. ==

Usut punya usut, ternyata Sungmin tahu kemana tujuan Yesung setelah mendapat kabar dari Kyuhyun selanjutnya. Padahal Kyuhyun melarang mereka menyusul. Seandainya mereka tidak dapat mengatasinya, setidaknya masih ada empat personil Super Junior plus Donghae yang sudah berangkat duluan ke Indonesia untuk menghadiri acara bertajuk KIMCHI itu. Sayangnya Sungmin tak bisa membiarkan ini terjadi karena ia sudah merasa ada yang tidak beres terjadi pada magnae kesayangannya itu.

Tak sampai lima menit, Sungmin dan Heechul telah sampai di tempat tujuan mereka. Maklum, tadi Heechul benar-benar menyetel motornya dengan kekuatan penuh (?) dan kecepatan maksimal. Mereka juga dalam penyamaran tentunya.

“Hyung… Kelitahannya ini akan buruk,” ujar Sungmin setelah melihat keadaan dimana Leeteuk dan Kyuhyun, serta orang-orang itu tampak sedang melakukan pertarungan sengit.

“Ya… Tapi kita tidak bisa tinggal diam kan?” jawab Heechul kemudian menyeringai. Ia kelihatannya tertarik untuk masuk dalam permainan ini.

 

~XXX~

A/N : Mulai scene ini akan aku selesaikan satu per satu pertarungan yah, tapi main cast tetep si yeppa, jadi pertarungannya yang paling banyak. :D*teriak pake toa*

wakakak… ga bisa bayangin oppadeul bertarung kayak gimana😄 Oke. Let’s check it out!

Ddangko’s Battle Start!😄 (Judul apaan ini?==  *ditabok Clouds)

 

>>Kyuhyun VS Kid Kyu

 

Keduanya beradu pukulan dengan sangat gencar. Kyuhyun berusaha melindungi wajahnya agar tidak terluka, bisa gawat kalau wajahnya memar padahal ia harus tampil di pertunjukkan Negara asing, ia takut juga kalau ELF akan mengkhawatirkannya dan pasti SM akan mengenakan sangsi padanya.

“Hyung, kau tidak bermain maksimal! Ada apa dengan wajahmu itu? Apa kau takut aku menggoresnya?” ejek Kid Kyu pada Kyuhyun.

Kyuhyun tersenyum kecil di balik maskernya mendengar penuturan anak itu. “Anak kecil, ternyata dibalik mulut tajammu itu kau masih bisa memanggilku hyung juga? Aku tersanjung, tapi aku akan menjatuhkanmu tanpa kau sempat menyentuh wajahku,” balas Kyuhyun sambil menyeringai.

Kid Kyu geram mendengar balasan Kyuhyun yang memang pintar beradu argumen itu. Namja muda itu kelihatannya terbakar emosi dan segera menyerang Kyuhyun lagi.

“Jangan remehkan aku!” teriak anak itu kemudian segera menendang kuat tepat ke perut Kyuhyun. Serangan mendadak dan begitu cepat itu membuat Kyuhyun jatuh terpelanting menabrak semak-semak. Wajahnya memang tak terluka, tetapi badannya sakit karena hantaman keras itu.

“Rasakan! Kau terlalu mengganggap enteng semuanya hyung!” teriak anak itu.

Kyuhyun kemudian berusaha bangkit. Kid Kyu tidak memberikan kesempatan untuk Kyuhyun membalas serangan atau melakukan pertahanan diri. Keduanya bertarung lagi dengan lebih sengit. Tetapi dapat terlihat bahwa Kyuhyun tidak terlalu banyak menggunakan pergerakan, sedangkan Kid Kyu kelihatan mulai kelelahan akibat serangannya yang terlalu berambisi untuk mengalahkan Kyuhyun.

Kid Kyu melancarkan serangan lagi akibat darah remajanya yang masih kuat itu. Akhirnya ada sebuah pukulan darinya hampir mendarat di lambung kanan Kyuhyun, tapi Kyuhyun segera menangkisnya.

“Sudah cukup bermain-mainnya anak kecil,” bisik Kyuhyun di telinga Kid Kyu yang tampak terbelalak karena ulahnya. Tepat setelah Kyuhyun mengucapkan itu, namja evil yang ternyata punya gaya tempur evil itu juga segera mengarahkan pukulan pada tengkuk Kid Kyu. Seketika anak remaja itu langsung jatuh pingsan karena hilang kesadaran.

“Beres! Tepat 10 menit aku menyelesaikannya!” ujar Kyuhyun sambil melihat arlojinya. Ini seperti kebiasaannya kalau bermain game, ia harus menentukan timing dan strategi yang tepat. Maka tak salah kalau ia mendapat julukan GameKyu karena pada akhirnya ia akan dapat menakhlukkan game sesulit apapun itu. ^^

“Kyu!” Tiba-tiba Sungmin dan Heechul yang juga sudah berhasil meloncati gerbang dengan mulus itu segera menuju ke arah sang magnae.

“Hyung?” Kyuhyun tampak terbelalak. “Kenapa kau disini?!” teriaknya tak wajar.

“Ya! Kyu! Kecilkan suaramu!” marah Heechul.

“Kami kesini sebenarnya ingin segera membawa kalian kembali, tapi kelihatannya kalian butuh bantuan?” Tanya Sungmin.

“Sungminnie hyung! Aku tidak apa-apa, dan aku dapat menyelesaikannya dengan mudah, tak usah sekhawatir itu kenapa,” ujar Kyuhyun yang merasa Sungmin mengabaikan larangannya untuk datang tadi.

“Kurasa Kyuhyun benar kali ini Sungmin, lihatlah anak itu, kasihan sekali. Cara pingsannya tidak elit,” komentar Heechul sambil melihat keadaan Kid Kyu yang memang lumayan mengenaskan.

“Kau serang sumsum tulang belakangnya?” Tanya Sungmin tak percaya.

Kyuhyun mengangguk mantap. “Pantas saja, kesadarannya langsung hilang. Pintar sekali!” puji Sungmin.

“Iya! Tentu saja hyung! Siapa dulu, aku!” bangganya.

“Ya! Cerewet sekali kau magnae! Yang lain mana? Si Jongwoon sama Wookie?” bentak Heechul lagi.

Kyuhyun melotot pada Heechul. “Ya! Bukannya yang cerewet itu kau Kim Heechul, yang lain…” belum selesai Kyuhyun bicara, jitakan keras Heechul mendarat tepat di kepalanya.

“Tidak sopan magnae, kau harus memanggilku hyung, oke?” jawab Heechul kemudian ia segera menatap sekeliling. Leeteuk tampak fokus dengan pertarungannya melawan Jason. Heechul hanya tersenyum menyeringai.

Sementara itu Kyuhyun memegangi kepalanya yang nyeri karena jitakan Heechul dan ia menggerutu. Sungmin hanya tersenyum. Ia kemudian mengarahkan pandangan pada pertempuran yang dilakukan Rinrin dan seorang yeoja muda.

“Kyunnie, kau bisa jelaskan apa yang terjadi disini?” tanyanya pada Kyuhyun.

Tepat saat itu Rinrin tiba-tiba terhempas kuat menabrak Kyuhyun.

Keduanya jadi jatuh bersamaan. Kini giliran Rinrin yang menindih Kyuhyun. Akibat hentakan kuat tadi, topinya yang ia pakai beserta ikat rambutnya terlepas, dan menyebabkan rambut panjangnya tergerai membuat Sungmin dan Heechul terbelalak. Mereka tak menyangka ternyata yang melawan yeoja muda itu adalah perempuan? Karena Sungmin dan Heechul melihat dandanan yeoja barusan itu seperti lelaki.

“Aduhh…” rintih Kyuhyun dan Rinrin bersamaan.

“Ya! Kau sekarang menindihku!” marah Kyuhyun.

“Ya! Aku tak tahu! Salahmu juga ada disana!” balas Rinrin yang baru sadar telah menindih Kyuhyun. Ia pun langsung bangkit karena tak mau mendapat omelan lebih banyak dari Kyuhyun. Ia sedikit terhuyung akibat kerasnya pukulan tadi menghantam perutnya, ia ditangkap Heechul karena hampir terjatuh lagi.

“Gwaenchanayo?” Tanya Heechul.

Rinrin yang mengenal suara itu langsung menatap namja cantik idolanya. “Heechul oppa?!” pekiknya. Heechul hanya tersenyum. Rinrin tak percaya kalau ada Heechul disini. Ia merasa ini mimpi.

“Benar kau tak apa-apa?” Tanya Sungmin kemudian setelah membantu Kyuhyun berdiri. Rinrin kemudian mengalihkan pandangan pada sweet pumpkin Super Junior itu. “Sungmin oppa!?” teriaknya lagi penuh pandangan memuja.

Kyuhyun maju dan merebut Rinrin dari Heechul. Heechul dan Sungmin hanya bisa menatap bingung ke arah magnaenya itu.

Kyuhyun cuek dan kemudian ia menutup mata yeoja itu lalu berbisik. “Jangan berteriak seperti itu di tengah pertempuran! Arraseo?” geramnya yang mungkin merasa sedikit cemburu karena Heechul dan Sungmin lebih mendapat sambutan meriah daripada dirinya saat datang.

Rinrin hanya bisa mengangguk tapi ia segera merasakan nyeri di bagian perutnya tadi.

“Kau tadi terhempas keras sekali, apa kau tidak apa-apa?” Tanya Kyuhyun pada Rinrin. Rinrin baru ingat kalau ia sedang berada dalam pertempuran, dan tadi ia bersama Lin sedang adu hantaman. Mereka terkena pukulan, yang sama-sama kuatnya. Rinrin yakin, Lin juga terhempas kuat tapi arah jatuhnya berlawanan dengannya.

“Ne, gwaenchana,” ujarnya kemudian segera melepaskan tangan Kyuhyun. “Aku harus menyelesaikannya segera,” tandas yeoja itu kemudian pergi dari Kyuhyun dan melanjutkan pertempuran.

“Kyu? Siapa yeoja itu?” Tanya Heechul pada Kyuhyun penasaran.

“Kata Teuk hyung namanya Rinrin, dia pemilik rumah ini,” ujarnya. Heechul dan Sungmin ber’oh’ ria. “Dan disinilah Yesung juga Ryeowook menghilang. Kurasa mereka menemui Ddangkoma di dalam rumah itu,” lanjut Kyuhyun tidak sopan karena memanggil YeWook tanpa embel-embel hyung.

Mendengar penjelasan seperti itu Heechul tersenyum penuh arti. “Sungmin kau ke sanalah,” tunjuk Heechul pada bangunan rumah megah itu. “Cari Yesung dan Ryeowook, kalau ada yang seperti ini,” lanjutnya sambil menunjuk Kid Kyu dan semua pertempuran disekitarnya, yang ia maksudkan sebagai musuh, “Lawanlah mereka! Buat mereka menyerah!”

“Lalu, kau harus menyelesaikannya secepat mungkin,” ujar Heechul lagi. Kemudian ia melihat arlojinya.”Karena kita hanya punya waktu 40 menit untuk membereskan semua ini!” tegas Heechul seperti mengambil alih komando.   Ia menyisakan 20 menit untuk kembali ke bandara dan bermake up ulang.

Sungmin langsung mengangguk patuh dan melesat cepat menuju rumah itu. Kemampuan berkelahi Sungmin tidak bisa diremehkan, karena ia termasuk salah satu dari anggota Super Junior yang sangat menguasai martial arts, selain Hangeng.

“Lalu kau bantulah yeoja itu Kyuhyunnie,” ujar Heechul sambil menunjuk Rinrin. “Sedangkan aku, akan membaca situasi di sekitar sini,” ujarnya kemudian membenarkan letak kacamata hitamnya. Ia sudah seperti detektif walau sejujurnya lebih mirip bos mafia. ==

Kyuhyun hanya mengangguk dan ikut tersenyum evil.

 

 

 

~XXX~

 

Sungmin telah masuk ke dalam bangunan itu. Ia mendengar ada suara pertempuran dari lantai dua. Itu pasti mereka. Dengan secepat kilat namja itu segera menaiki tangga dan ia mendapati Yesung sedang bergelut dengan dua yeoja serta melindungi seorang yeoja lainnya yang sedang memeluk kura-kura, ia mengenali kura-kura itu sebagai…

“Ddangkoma!!” Sungmin tersenyum senang melihat kura-kura itu. Ia sudah sangat rindu. Kadang kalau Yesung sedang tidak ada di dorm, Sungmin sering mencuri waktu mengurus kura-kura itu, walaupun hanya sekedar memberi makan atau memandikannya. Oleh karenanya, ia juga cukup rindu padanya.

Tetapi Sungmin tampak heran karena Yesung kelihatannya akan melakukan sesuatu..

 

_To be continued_

 

Part 8 Finish😄 *teriak2 gaje*

Gimana? Bagi yang kritik part2 sebelumnya terlalu pendek, apakah ini sudah cukup panjang?😀

Haha.. ditunggu kritik dan sarannya lagi yah.

Coment likenya juga yah!! wajib coment.. yang ga coment ga akan kena tag lagi XP *ditbok

Akhir kata, kita jumpa lagi di next part yang Insyaallah akan update ASAP😄

Jeongmal gomawo readers *bow*

 

One response »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s