Disclaimer : Super Junior memberdeul is their own and also belong’s to ELF. But, this story is mine! Copycat, go to hell!

Cast :

>>Kim Jong Woon a.k.a Yesung

>>Shim Na Na a.k.a Sky Kyu

Other :

>>Leeteuk Super Junior

>>Shim Rin Rin (Nana’s Sister)

>>Super Junior member

Genre : Romance(?), humor, gaje

Previous :

>>Ddangkoma, Way For Love Part 1<<

Yesung uring-uringan gara-gara kangen dengan Ddangkoma. Ia mengunjungi kediaman keluarga Shim Tae Woo. Sayang ia tidak dapat bertemu dengan pemilik rumah yang telah membeli Ddangkoma itu. Leeteuk yang tidak ingin melihat dongsaengnya itu merana, akhirnya setuju menemani Yesung kesana keesokan harinya…Di lain pihak, Shim Na Na sebagai pemilik Ddangkoma yang baru, panik karena ternyata Ddangkoma sakit!! 

 

-To the story, Happy Reading ^^-

~XXX~

“Sudah siap?” tanya Leeteuk.

“Sudah!” jawab Yesung mantap.

“Kkaja!!”

Leeteuk dan Yesung kemudian segera masuk ke mobil. Mereka hanya berdua tanpa pengawalan dari bodyguard, kebetulan hari ini mereka punya waktu luang alias liburan. Sedangkan, dongsaeng mereka ada di Taiwan sedang mempromosikan album “Perfection”. Heechul dan Shindong sedang sibuk dengan acara mereka masing-masing. Jadi tak ada yang tahu kalau Yesung dan Leeteuk akan mengunjungi Ddangkoma. Seandainya tahu pun mereka pasti tak akan ambil pusing. Siapa sih yang mau ikut-ikutan pusing-pusing sama Yesung yang memang sudah memusingkan itu, yah kecuali uri leader, Leeteuk? *dibantai Clouds

Leeteuk segera mengemudikan mobilnya dengan sigap. Yesung duduk di sebelahnya.

“Hyung yakin kita tidak usah menyamar?” tanya Yesung.

“Ne,” jawab Leeteuk tetap fokus pada jalanan di depannya.

“Tapi kalau kita ketahuan?”

“Jong Won… tidak usah khawatir begitu kenapa, kau bilang pemilik Ddangko sekarang tinggal di daerah Incheon kan?”

“Ne hyung. Lalu?”

“Itu kan daerah pelosok Seoul!” ujar Leeteuk sudah tak sabar dengan ketidaksambungan Yesung.

“Aih, benar juga ya hyung,” ujar Yesung.

“Lagian juga kalau menyamar kayak kamu kemarin pasti bakal diusir lagi!” tegas Leeteuk. ‘Soalnya penyamaranmu sungguh aneh Jong Woon, orang normal pasti pikir dua kali deh kalau mau nerima kamu jadi tamu!’ rutuk Leeteuk dalam hati.

Yesung mengangguk-angguk, entah mengerti atau entah karena cara Leeteuk mengemudi mobilnya gaya zig-zag.

Setelah setengah jam mengemudi, akhirnya mereka sampai juga di tempat tujuan.

“Woaaah!! Benarkah ini rumahnya?!” Leeteuk menganga.

“Ne hyung,” jawab Yesung sambil melemparkan pandangan ke lingkungan sekitar. Masih sama seperti kemarin saat dia pertama kali datang ke sini.

“Ddangko pasti makmur ni, ckckck,” decak Leeteuk.

“Kupikir juga begitu hyung. Makanya aku bimbang untuk menemuinya, apalagi setelah tidak diijinkan seperti kemarin,” ujar Yesung tiba-tiba menjadi suram. Leeteuk yang melihat itu langsung berjengit, apalagi ia mulai merasakan aura dingin yang tidak enak seperti yang pernah Siwon katakan.

“Aish Jong Woon! Semangat sedikit dong! Hwaiting! Kalau Ddangko melihatmu lesu seperti ini dia pasti akan sedih,” hibur Leeteuk tidak masuk akal.

“Ah. Hyung benar! Aku ga boleh sedih,” ujarnya kemudian tiba-tiba ceria dan memasang senyum tidak biasa. Ini membuat Leeteuk merasa lebih ngeri padanya.

“Yesung! Bersikaplah normal sedikit!” bentak Leeteuk yang sudah tidak sabar.

Yesung manyun, “Ya! Hyung! Aku sudah normal kok!” ujarnya kemudian melipat tangannya tanda ngambek.

“Aish,, jangan ngambek dong!” Leeteuk kemudian menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ternyata susah sekali mengatur AB line yang kelakuannya memang tidak biasa.

Tiba-tiba ada suara yang mengejutkan Yesung dan Leeteuk pada saat itu juga.

“Permisi. Mas-mas (?) ini ada keperluan apa ya?” tanya Ahjussi berjas hitam kemarin yang agak butek saat bertemu Yesung. Sekarang dia memasang senyum ramah padanya dan Leeteuk.

“Ah… begini tuan, kami ada keperluan dengan pemilik rumah ini. Bisakah kami menemuinya?” tanya Leeteuk yang langsung bisa menyesuaikan dengan keadaan.

“Apakah Anda sudah ada janji dengan tuan kami?” tanya Ahjussi itu masih ramah.

Leeteuk menggeleng. “Tapi kami punya urusan penting dengannya,” ujarnya berwibawa.

“Baiklah kalau begitu. Sebaiknya Anda berdua menunggu di bangunan itu,” tunjuk Ahjussi tersebut. Leeteuk dan Yesung langsung melihat ke arah sebuah bangunan yang ada di sebelah rumah utama yang cukup besar juga.

“Mari saya antar,” ujarnya ramah. Yesung dan Leeteuk langsung menurut. Setelah sampai, Ahjussi itu langsung mempersilakan Leeteuk dan Yesung untuk duduk. Mendapat perlakuan yang istimewa seperti ini keduanya merasa kikuk juga.

“Katamu paman itu tidak baik? Ramah begitu kok,” bisik Leeteuk pada Yesung.

“Entahlah hyung! Kemarin tidak tuh!” sungut Yesung.

“Ah.. mungkin ini karena kita tampan ya?” bangga Leeteuk.

“Ehem… Silahkan diminum tuan-tuan,” ujar Ahjussi itu pada Leeteuk dan Yesung yang masih asyik bisik-bisik. Leeteuk segera mengangguk, Yesung tak bergeming.

“Sebenarnya tuan kami sedang keluar kota mendadak, bersama nyonya. Yang ada disini hanya dua putrinya. Sementara mereka masih berada di kampus tuan,” jelas Ahjussi itu. Leeteuk melotot, Yesung tak menunjukkan reaksi apapun.

“Lalu kapan kira-kira mereka pulang?” tanya Leeteuk.

“Saya tidak tahu jelas, mungkin seminggu ke depan mereka baru pulang.” Leeteuk merosot.

“Kalau begitu biarkan kami bertemu dengan kedua putrinya saja,” ujar Yesung langsung.

“Baiklah kalau begitu. Mungkin sebentar lagi Agasshi akan pulang,” jawab Ahjussi itu hormat.

“Iya. Tidak apa-apa. Akan kami tunggu,” jawab Yesung.

“Baiklah, saya undur diri dulu tuan. Anda berdua tidak apa-apa kan saya tinggal?” tanya Ahjussi itu. Leeteuk dan Yesung mengangguk. Sebelum Ahjussi itu benar-benar pamit dia mengajukan pertanyaan untuk Leeteuk dan Yesung, “Ehm.. Apakah Anda berdua ini Leeteuk dan Yesung dari Super Junior?” tanyanya agak ragu.

Leeteuk tersenyum dan mengangguk, Yesung mengisyaratkan iya.

“Berarti dugaanku tidak salah! Kalau boleh saya minta tanda tangannya!” ujar pria itu bersemangat sambil mengeluarkan block note yang ditempeli stiker Super Junior. Leeteuk menganga, Yesung sweatdrop.

“Ba..baiklah..” jawab Leeteuk agak ragu. Ada ELF juga di daerah pelosok ini ternyata. Yesung pun memberikan tanda tangan walau ia sama seperti Leeteuk yang masih tak menyangka kalau mereka setenar ini.

“Gomapseumnida!” ujar Ahjussi itu senang. “Kalau begitu selamat menunggu oppadeul(?)!” ujarnya membuat Leeteuk dan Yesung jawdrop.

“Pa..pantas saja dia tiba-tiba baik.. dia fanboy..” ujar Leeteuk sambil melihat Yesung.

~XXX~

“Hoahm… ngantuk~!” ujar Leeteuk sambil bersandar di sofa empuk yang ia yakin harganya sangat mahal.

“Tidurlah hyung, mumpung tidak ada orang,” ujar Yesung cuek.

“Baiklah.” Setelah dua detik ia mengatakan itu Yesung yang asyik mengutak-atik ponselnya sudah tak mendengar suara berisik Leeteuk lagi, tapi dia tak menyadari hal itu.

Yesung kemudian selca dengan kamera ponselnya bermaksud untuk upload foto terbaru di twitter. Iseng, daripada bosan menunggu, pikirnya. Setelah jadi, ia segera membuka akun twitternya dan mengepost twitpict yang langsung segera di retweet dan dikomentari oleh para ELF. Yesung cekikikan sendiri. Dia memang populer sekarang!

Yesung kemudian berniat pamer pada Leeteuk tapi saat ia menoleh, ia melihat Leeteuk sedang tidur nyenyak sambil membuat pulau Jawa di bantal sofa yang kelihatannya sangat mahal itu!

“Hyung!! Kau beneran tidur?!” teriak Yesung.

Leeteuk tak menjawab karena sudah tersasar ke alam mimpi. Apalagi sekarang ia sedang bermimpi tamasya ke Indonesia, tepatnya ke Purworejo sambil menikmati ‘Dawet Ireng’ khas Purworejo dengan nikmatnya dalam mimpi itu. Pantes saja banjir. Kekekeke *plak

Perhatian Yesung dari Leeteuk yang sedang koma teralihkan akibat deru mesin mobil yang ia dengar di depan. Yesung segera melangkah ke jendela bangunan itu dan melihat siapa yang datang. Yeoja yang membentaknya kemarin! Yesung langsung sadar kalau putri pemilik rumah ini sudah pulang!! Pikirannya langsung terarah pada seseorang!

“HYUNG BANGUN!!!” teriaknya memakai toa masjid yang entah ia dapat darimana dengan suara baritone khasnya yang serak serak basah.

Leeteuk langsung terjaga. Ia memandang Yesung dengan pandangan setengah sadar setengah tidak, ia masih harus mengumpulkan nyawanya yang setengahnya masih makan ‘Dawet Ireng’ dengan nikmatnya di Purworejo.

“Ada apa Jong Woon?” tanyanya dengan suara pelan.

“ANAK PEMILIK RUMAH INI SUDAH DATANG!” Lagi-lagi Yesung berteriak membuat nyawa Leeteuk segera terkumpul sepenuhnya dan langsung terbelalak.

“MWO?!” Apalagi saat Leeteuk melihat bantal yang ia tiduri (?) tadi basah! “HUAAA!!!” Leeteuk cepat-cepat membereskan bantal itu dan menyembunyikannya di bawah sofa. Saat ia melihat ada wastafel di ruangan itu dia langsung lari dan mencuci mukanya. Tidak keren kalau menemui orang kaya dengan wajah bangun tidur.

Yesung sweatdrop melihat tingkah hyung leadernya itu. ‘Aku baru sadar, kenapa dia bisa menjadi leader sih?’ ujarnya dalam hati.

Bertepatan dengan Leeteuk selesai mengelap wajahnya yang basah karena cuci muka maka datanglah dua orang yeoja ke tempat itu.

Yeoja yang satu sedang mengenakan headset, rambut panjangnya dikuncir, dan agak tomboy. Yeoja satunya memakai syal warna hijau, berpakaian trendy, dan memegang sesuatu di tangannya, seperti kura-kura?

“DDANG..…eumh..ump!!” Leeteuk langsung membekap mulut Yesung sebelum terdengar teriakan tujuh oktafnya. Kemudian namja dimple itu tersenyum minta maaf kedua kepada kedua yeoja yang berdiri mematung di depan mereka.

“Mi..mianhamnida agasshi!” ujar Leeteuk merasa bersalah. Ia sadar, kalau memang yang dipegang yeoja itu adalah Ddangkoma! Kura-kura tersayang Yesung, tapi dia malu melihat Yesung teriak-teriak di muka orang yang baru saja mereka kenal, bahkan orang itu adalah golongan elit. ==

“Ye..Yesung??” Tiba-tiba salah satu dari yeoja itu, tepatnya yang memegang sesuatu itu tampak terkejut.

_TO BE CONTINUED_

Bagaimana dengan kelanjutan kisah ini? 

Akankah Yesung dapat bertemu dengan Ddangkoma?

Sebenarnya bagaimanakah keluarga Shim itu?

Nantikan di Ddangkoma, Way For Love chapter selanjutnya… ^^ Coment ya~~ please~

credit photo by : Thennia Elyciabeth

5 responses »

  1. huahahhahahha😄
    apa2 itu??? dawet ireng di purworejo?????
    aiiiiigooooo~~~ *geleng2 kepala

    annyeong ^^
    aku muncul disini..
    kelamaan klo hrus baca di blog pribadi chingu..
    hohohoho…😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s